Salah satu teman kita mengirim email ke saya dan menanyakan tentang penggunaan laptop untuk main game beresolusi tinggi. Menurut saya memainkan game yang beresolusi tinggi sangatlah beresiko, selain terjadi overheat, umur laptop juga akan berkurang. Gejala yang Biasanya terjadi bila processor kepanasan adalah laptop tiba-tiba mati atau restart dengan sendirinya.
Untuk menghindari hal ini sebaiknya Anda mengikuti arahan saya dibawah ini:- Bila Anda menggunakan undervolt, mendingan dinonaktifkan saja karena undervolt hanya berfungsi untuk melakukan pekerjaan yang sifatnya tidak berat contohnya edit gambar, mengetik dll.
- Perhatikan posisi laptop Anda, jangan sampai kena lantai secara langsung agar sirkulasi udara tetap stabil.
- Gunakan notebook cooler untuk membantu supply angin ke dalam laptop.
- Selalu memperhatikan kebersihan laptop Anda agar tercegah dari hubungan arus pendek dan menutupi angin dari luar ke komponen laptop.
- Bila diperlukan ganti thermal paste Anda.
- Lingkungan merupakan hal yang paling penting, lebih baik Anda main di tempat yang ber-AC atau lokasi yang sejuk misalkan DPR (Dibawah Pohon Rindang).
- Spesifikasi game dan hardware yang Anda miliki harus sesuai, artinya spesifikasi game yang diminta harus kurang dari hardware yang Anda miliki agar game tidak lambat.
Kurang lebih seperti itu, semua trik akan berbeda dengan penanggulangan yang berbeda sesuai dengan pengalaman masing - masing. Semoga Bermanfaat.
- Toshiba Satellite L755-S5271 15.6-Inch LED Laptop (Grey)
- Dell D600 Laptop (1.6ghz, 40 GB Hard Drive, DVD/CD-RW)
- HP ProBook 4530s XU015UT 15.6" LED Notebook (2.1 GHz Intel Core i3-2310M Dual-Core Processor, 4 GB RAM, 320 GB Hard Drive, DVD+/-RW SuperMulti DL LightScribe, Windows 7 Home Premium 64-bit)
- Toshiba NB505-N508BL 10.1-Inch Netbook (Blue)
- ASUS A53U-XE1 15.6-Inch Versatile Entertainment Laptop (Mocha)